Thursday, April 26, 2007

Sup Kepiting Si Abang

Untuk 3 porsi

 

Belakangan ini gue emang lagi sukaaa banget masak memasak.. mencoba resep2 makanan yang udah lama pengen gue masak sendiri.

 

Para Rangers lah yang jadi pencicip pertama segala percobaan gue. Kadang2 temen2 di kampus (rara, heidy, dania, dll) dan si nenk meiph juga turut mencicipi.

 

Nah, melihat gelagat hobby baru gue, si abang tiba2 minta gue bikinin Sup Kepiting. Kaget! Sejak kapan dia seneng kepiting?? Ternyata, si abang kangen sama sup kepiting karena waktu di Brisbane dulu, dia sering makan sup kepiting di chinese restaurant.

 

Gue merasa tertantang!

 

Setelah pencarian di internet, gue langsung mempraktekannya. Tapi resep yang gue tulis disini bukan copy-paste dari internet, lho.. melainkan sudah gue modifikasi, gue adaptasi dengan kondisi dapur gue.

 

Bahannya sederhana dan bikinnya juga ga ribet. Selamat mencoba !

 

Bahan :

100 gr Daging Kepiting kalengan (gue pake merk ‘Ayam Brand’)
1 batang wortel, potong dadu
1 batang jagung manis, dipipil.
400 ml air
2 sdm Maizena, larutkan dengan air secukupnya
1 sdm Margarin
3 siung Bawang putih
1 btg Daun Bawang, iris halus
Garam sesukanya
Merica bubuk sesukanya
1 sachet royco ayam (8g)
1 sdm Minyak Wijen

 

Cara Membuat :

  • Panaskan margarin, tumis bawang putih dan daun bawang hingga harum. Masukkan daging kepiting, aduk rata.
  • Panaskan air, rebus wortel dan jagung hingga ½ matang, kemudian masukkan tumisan daging kepiting.
  • Tambahkan royco, garam dan merica bubuk.
  • Masak hingga semua bahan matang, lalu tambahkan larutan maizena, masak hingga mengental.
  • Terakhir tambahkan minyak wijen.
  • Angkat. Siap dihidangkan.

Kimbab Duo Tuna&Crabstick

Pertama kali belajar bikin kimbab di rumahnya Dain, gue langsung pengen mempraktekannya kembali di rumah. Akhirnya kesampean juga!

 

Kimbab ini makannya gampang, tinggal lep! Hehehe… tapi persiapannya lumayan juga. Belum lagi sesi menggulung dan memotong yang butuh ketelatenan dan pengalaman, hehe.

 

Resep ini gue adaptasi langsung dari resepnya Dain. Variasi lain bisa pake apaaa aja..

 

Kalo ga suka tuna/crabstick, bisa pake ayam atau daging. Kalo mau pake ayam/daging, di tumis dulu biar mateng. Sebelum ayam/daging ditumis, di marinate dulu pake saos teriyaki jadi lebih nampol! Hahaha..

 

Di korea juga ada cheese kimbab. Kejunya di potong panjang2 (kayak korek api gitu) biar gampang digulungnya. Di parut juga bisa sih..

 

Sayur2an juga bisa di variasiin..bisa pake bayem, pake kimchi, dll...

 

Sebenernya ada satu main ingredient yang seharusnya dipakai setiap kali bikin kimbab, yaitu asinan lobak (warnanya kuning). Nama koreanya, ’danmuji’. Tapi karena disini susah nemunya, ya gapapa deeh.. hehehe

 

Bahan:

 

4 lembar nori/kim (rumput laut kering)

2 mangkuk nasi putih pulen

2 telur dadar, iris tipis

1 kaleng tuna(based on oil), brand-nya ’Ayam Brand’, warna ijo.

¼ kg crab stick, iris tipis memanjang

2 buah wortel, kupas, iris kayak korek api

2 sendok teh mayonaise
1/2 sdm cuka
sedikit garam dan minyak goreng

1 sdm minyak wijen

 

 

Persiapan:

 

          Tumislah wortel dengan sedikit minyak goreng, angkat.

          Campur tumisan wortel dengan sedikit cuka dan garam. Sisihkan.

          Tumis crabstick dengan sedikit minyak goreng/margarin, angkat, sisihkan.

          Campurkan tuna dengan mayonaise, sisihkan.

          Campurkan nasi dg minyak wijen, cuka, garam, aduk rata, sisihkan.

 

 

Saatnya menggulung:

 

          Paparkan nasi di atas Kim

          Atur wortel,telur dadar, tuna, crabstick di bagian depan atas nasi

          Gulunglah kim bersama dengan isinya

          Potong setebal  1 cm

          Sajikan

Sunday, April 22, 2007

The High Road

Rating:★★★★
Category:Music
Genre: R&B
Artist:Jojo
Setelah ‘khatam’ denger album perdananya Jojo, gue dan Fina menunggu2 album keduanya.
The High Road akhirnya keluar dan langsung jadi koleksi kesayangan gue. Mungkin karena udah nge-fans sejak pertama kali dia muncul, jadi gue pun puas denger lagu2 di album ini.
Suara Jojo udah terdengar lebih dewasa dan tambah seksi. Lagu2nya masih bertemakan cinta abg, hehehe…. Tapi kalo di dengerin dengan seksama, banyak lirik yang cukup ’berat’ untuk anak2 abg seumuran si Jojo ini, hahaha.
Single pertama untuk album ini, Too Little Too Late sukses jadi teaser yang berhasil menggiring gue ke Disc Tara untuk beli album The High Road ini. Agak mengejutkan juga, ada Spanish version Too Little Too Late, dan Jojo jadi terdengar lebih seksi dengan pelafalan bahasa Spanyol yang kece, hehe.
Lagu ‘Anything’ jadi favorit gue. Intro-nya cukup mengejutkan, dan kayaknya gue jadi susah untuk melepaskan lagu ini dari kepala gue. ‘Coming For You’ juga ‘nyentil’ telinga dan membangun mood positif. Entah kenapa.
Oh, waktu itu Heidy pernah bilang, lagu ‘How To Touch A girl’ enak. Waktu itu gue belum terlalu ‘kena’ jadi, gue bilang lagu itu, biasa aja. Tapi ternyata gue salah. ‘How To Touch A Girl’ adalah lagu yang jujur dan polos, dan ternyata enak di denger untuk bawa gue tidur. Seperti juga ‘Exeptional’ yang pertama kali gue denger waktu chatting sama Min Jung onnie sehingga bikin gue inget sama dia terus setiap denger lagu ini.

Pocoyo

Rating:★★★★★
Category:Movies
Genre: Kids & Family
Kalau ada yang punya channel Playhouse Disney, pasti tahu bocah kecil berbaju biru yang menggemaskan dan selalu penasaran dengan banyak hal.
Namanya Pocoyo. Umurnya 3 tahun dan dia punya teman-teman yang tidak kalah lucu. Ada Elly, gajah berwarna pink yang sedikit centil dan selalu bawa ransel kecilnya, Pato, bebek kuning bertopi hijau, Loula-anjing kecil yang lincah, dan Sleepy Bird-burung kecil berwarna tosca yang hobi tidur.
Durasinya setiap episod tidak lebih dari sepuluh menit. Sekali tayang, bisa ada dua atau tiga episod. Tapi buat saya, Pocoyo sangat menghibur!

Ceritanya memang ditujukan buat penonton anak-anak, usia 3-5 tahun. Sederhana, imajinatif, edukatif, tapi tetap menghibur. Satu episod yang paling saya ingat yaitu episod ’Musical Blocks’. Pocoyo menemukan block yang turun naik (seperti yang ada di visualization media player berupa bars yang turun naik sesuai dengan frekuensi suaranya). Benda berupa musical blocks itu bikin Pocoyo dan temen2nya penasaran. Sampai akhirnya mereka tahu bahwa benda asing itu bernama musical blocks. Sesederhana itu.

Salah satu episod yang sangat imajinatif yaitu ketika ada sebuah bintang kecil jatuh di ‘tempat main’ Pocoyo dan teman-temannya. Bintang kecil itu jadi rebutan semuanya. Semua ingin memiliki bintang kecil itu!

Akhirnya, Pocoyo mengembalikan bintang kecil itu ke langit (antariksa) dengan menggunakan Vamoosh, sebuah alat transportasi udara/laut. Bintang kecil itupun berhasil dikembalikan ke asalnya di langit, dan ‘bertemu’ kembali dengan ‘ibu’ bintang kecil.

Salah satu hal yang membuat saya sangat menyukai Pocoyo adalah permainan warna yang khas anak-anak. Pembuatnya menggunakan warna warni ceria yang membuat mata segar. Selain itu bentuk dan wujud Pocoyo dan teman-temannya, juga property pendukung lain (seperti pohon, bunga, dll) juga lucu. Bulat-bulat tumpul lucu.

Series buatan Zinkia ini sudah berhasil memenangkan 2007 Bafta Awards untuk kategori series untuk anak-anak.

“…Yes, Annecy is, in the world of animation, almost an Oscar, but this award is like winning the best pre-school product on television!! And even more so in England with competition in infant products as fierce as it is……..” Dikutip dari Blog-nya Pocoyo, ditulis oleh David Cantolla (Co-director Pocoyo) , March 9, 2007.

Kepolosan Pocoyo dan teman-temannya, gerak gerik mereka yang menggemaskan, dan suara Pocoyo yang imut itu, membuat saya mau nonton lagi dan lagi dan lagi! :)

Seperti Keledai

Ada yang bilang, katanya keledai-pun tak akan jatuh di lubang yang sama. Tapi, seekor keledai yang satu ini sudah berkali-kali jatuh di lubang yang itu-itu lagi. Oleh karena itu, keledai ini bukan keledai biasa.

 

Sebagai seekor keledai yang kurang berani, makan ati adalah biasa. Sebagai seekor keledai yang terbata2 bicara, mereka enggan mendengarkan ucapannya.

 

Seorang bijak menghampiri si keledai yang kehabisan semangat hidup. Katanya, supaya tidak jatuh di lubang yang sama, ia harus berubah. Harus lebih berani. Begitulah katanya.

 

Pada akhirnya, si keledai yang malang itu, hampir selalu menyanyikan lagu kesayangannya. Meski bosan, namun dengan senyum pahit, tatapan nanar, dan hati sudah tak ingin lagi peduli, si keledai tetap bernyanyi...

 

 

 

”i hate to say i told you so......”

s.p.e.a.k

Aku bicara, maka dengarkanlah

Aku bicara, maka diamlah

Aku bicara, maka mengertilah

Aku bicara, mengingatkanmu

Aku bicara untuk kebaikanmu juga

Aku sudah pernah bicara, jadi jangan menyesal lagi

tiba-tiba kepikiran aja

I’m simple. It’s your simplicity that would make me glad.

My family means the world to me. It’s your challenge to win their hearts.

I live the way I live. It’s none of your business so don’t try that hard to change me.

I walk easily. Hope you could walk along with me as easy as I do.

I don’t care about your belongings. It’s about how thoughtful you could be.

I know you’re too good to be true. That’s why I’m here waiting patiently just for you.

Born to be a Ranger, hahahahaha




Ini sebenernya adalah postingan ga penting yang pernah gue tulis. Tapi berhubung gue sering dapet pertanyaan tentang hal ini, jadi rasanya gue perlu mengkonfirmasikannya lewat sini.


 


Kenapa gue menyebut keluarga gue sebagai keluarga Power Rangers? Bahkan pak diman pun turut serta menjadi bagian dari Power Rangers. Karena, keluarga gue adalah memang ranger2 yang berkumpul menjadi sebuah keluarga yang super, hahaha.


 


Power ranger ini adalah sebuah kekuatan. Mama adalah ranger ijo, papa ranger item, abang ranger biru, fina ranger kuning, ari ranger merah dan gue sendiri ranger pink dunk! Hahahahaha… Oh iya, pak diman adalah Alfa, ayayayayay… hahahahahaha.


 


Dari kecil, dari mulai abang gue masih main sendiri, sampe ari udah bisa main, ada satu permainan yang selalu kami mainkan. Pretend to be super heroes. Hahaha…


 


Dari jamannya Gogle Five, sampe Spider Man berjaya kembali, dari Batman sampe jaman keemasan Ninja Turtle, dan ketika Power Ranger mucul ke permukaan, kami udah pernah nyobain permainan ‘pura2’ itu!


 


Ga ada yang lebih nyenengin dari main bareng adik/kakak sendiri! Bener! Kostum2 super heroes itu udah turun temurun dari abang sampe ari. Dari yang masih bagus sampe udah robek sana sini karena udah usang. Yang penting senang! Hahahaha…

Saturday, April 14, 2007

Beyond The Sea (A Voice From Heaven...)

Rating:★★★★
Category:Music
Genre: Pop
Artist:K
Penyanyi asal Korea yang lebih banyak nyari duit di pasar musik Jepang ini, pertama kali gue denger suaranya di soundtrack drama seri Korea berjudul Sunshine of Love. Di soundtrack itu dia nyanyi tiga lagu, dan tiga2nya berhasil bikin gue makin penasaran sama lagu2nya yang lain.

Waktu drama jepang One Litre of Tears keluar, lagi2 K nyanyi satu lagu untuk soundtracknya. Lagu yang berjudul ‘Only Human’ itu ternyata masuk kedalam album Beyond The Sea (A Voice from Heaven…) ini.

Waktu fina dan ari liburan ke jepang, salah satu titipan oleh2 yang gue minta adalah CD lagu penyanyi Korea atau Jepang. Kenapa? Karena gue tau, di sini gue susah banget nemu CD Korea-Jepang. Kalopun ada, pasti harganya lebih mahal dari harga CD standard yang udah di produksi di sini.

Fina langsung sms gue waktu dia lagi jalan2 ke toko CD dan nemu beberapa CD dari penyanyi kesukaan gue. Waktu itu dia bilang ada CD-nya Rain, BoA, dan K. Tanpa pikir panjang, gue minta fina beliin CD-nya K, karena kalo Rain sama BoA bakalan lebih gampang nemu disini.

Bgitu Fina sampe dan CD-nya K itu ditangan gue, gue tau gue telah membuat keputusan yang benar.

Ada 12 lagu didalem CD itu yang semuanya berbahasa Jepang. Yang langsung jadi favorit gue adalah track terakhir berjudul Bye My Friends. Kalo yang lebih up-beat, gue suka Cover Girl.

Suara K memang terdengar ‘angelic’, jadi menurut gue sih, pantes2 aja kalo dia dijuluki ‘voice from heaven’. Suaranya manis dan khas K banget! Hahaha… meski bukan tipe vocal cowok favorit gue, tapi kalo denger suaranya, apalagi di lagu Over, gue bisa terbuai terlelap. Kalo dia nyanyi lagu ninabobo buat anak2, pasti anak2 pada cepet deh bobonya, hehe…

damn i miss u

Oreo Peanut Butter and Chocolate

Shoe Lace

Blanket

A box of milk, a bottle of Orange Juice, and some biscuits

Abon

Canon

Hugs

Vanilla Ice Cream

FG Troches

Sariwangi Madu

Late nite chat

Similar T Shirts

Blue

Dory

The Cars

Grisham’s The Street Lawyer

24

Acounting

High fever

Picture at the tower

 

Miss you...


it ain't easy..

… … …

Gue… … …

…bingung…

hm…… harusnya, hm… harusnya gue bisa ngetik ini dengan mudah…

… … … tapi… ternyata ga mudah...

Hmmmmph… ….

… susah juga ya?... … … … …

... ... ... ... ... ..Ketika, lo tau, lo harus bicara… … …

…tapi sumpah, gue ga tau… … … gue ga tau… … gue, harus

bicara apa lagi………

Wednesday, April 11, 2007

NagaBonar Jadi 2

Rating:★★★★★
Category:Movies
Genre: Comedy
waaaaaah...
dulu... nyokap gue pernah cerita tentang film berjudul Naga Bonar. Menurut nyokap, film itu bagus. Kakek gue pun sukaaaa banget, karena ceritanya terasa 'real' (kakek gue tau persis kondisi peperangan yang dialami si Naga Bonar waktu masa perjuangan)

Baru sempet diceritain, tau2nya udah ada sequelnya. langsung aja, gue dan nyokap bokap pergi nonton NagaBonar Jadi 2. ternyata....

Ini adalah film Indonesia terbaik yang pernah gue tonton!!!!!
beneraaan! TWO THUMBS UP!!

Nonton film ini, gue bisa merasakan banyak perasaan sekaligus. Tercekat nahan haru, ketawa terpingkal2, senyam senyum, cengar cengir, dan di film ini gue bisa merasakan sensasi jiwa nasionalis yang ada di diri gue tiba2 bangkit ketika dengerin beberapa lagu nasional dalam film ini.

gue salut. Naga Bonar Jadi 2 telah berusaha sangat baik untuk dapat bicara jujur tentang masyarakat Indonesia saat ini. Sangat jujur. Dialog2nya mengalir lancar, ga dibuat2, tapi 'ngena' banget! (semoga, orang2 yang disindir di film ini bisa segera berubah, heheh).

gue salut. sama smua kru film ini. dari pemain utama, sampe yang cuma extras dan cameo aja, udah bermain sangat baguusss... salut juga sama sutradara-nya yang menurut gue udah sangat pantas jadi seorang sutradara teladan.. hehe

nonton deh film ini... dan coba rasakan, perasaan apa yang muncul ketika lo liat wajah negri lo sendiri terpapar jelas disini. bukan untuk menjelek2an, tapi malah gue merasa, setelah gue nonton film ini, gue harus melakukan banyak perubahan dalam diri gue sendiri (dan berharap orang2 lain juga mau berubah).

gue ga merasa dibodoh2in, ga seperti film2 lain.. yang ga jelas visi misinya.

karena film ini... gue harap, akan ada banyak perubahan...