Tuesday, October 27, 2009

Home

She was busy preparing a tea ceremony.
Her best friends, a bear and a bunny, were there, nicely seated.

He was babbling the same story.
Of a giant grasshopper that he found at the back yard.

He showed up on a door step.
Had a big smile on his tired face.

They ran.

They collided.

They're in love.





Image source: www.123rf.com


Haah... pada kemana orang-orang??? :O

Wednesday, October 21, 2009

Oh, crap! I don't need logic for this~

If, today, i were a 9 years old

Siang ini di kantor, ketika rasa bosan akibat tak ada kerjaan melanda, aku mampir ke meja Dania. Setelah ngalor ngidul sebentar, ada sesuatu yang menarik perhatianku. Buku kecil dan sangat tebal, seperti kubus, berjudul "Creative Block" yang ditulis oleh Lou Harry.

Jadi, selama 'menganggur', buku Dania itu memberiku banyak inspirasi tanpa harus terlihat seperti orang malas-malasan yang membuang-buang waktu di kantor, hahahaha.

Salah satu "Spark Words" -nya yang langsung aku buat daftarnya untuk menyegarkan pikiran adalah ini: What would be different about your day today if you were 9 years old?

Hmm...

Jadi beginilah jawabanku...

1. Aku akan terus berusaha supaya berhasil menyusun balok-balok ini tanpa putus asa. Kalau perlu sekalian dibawa pulang.

Sebenernya sih, Astra udah ngajarin, dan aku juga udah hampir berhasil. Tapi kan nggak enaaaak... kalau berjam-jam di meja kerja ngutak-ngatik balok beginian! Hahahahahaha... Astra juga udah nawarin untuk dibawa pulang... Aku jawab, "Nggak, Tra... Makasih. Di rumah gue ga mau mikir lagi."


2. Aku akan memilih minum minuman warna-warni dengan rasa manis yang rame dibandingkan dengan minuman polos bening membosankan yang sangat sehat ini.

Pak Mansyur (OB) sih nawarin... "Mba, baru ya? Mau minum apa mba? Kopi apa air putih?"
Yah, sejak pilihannya cuma dua itu, lebih baik pilih air putih kan? *Dasar orang dewasa!* :))


3. Aku akan menghabiskan waktu dengan memainkan figurin-nya Astra tanpa khawatir akan dianggap bodoh oleh orang-orang seruangan.

Sumpah beneran aku pengen mainin mereka... Main rumah-rumahan, atau main ibu-ibuan!! PENGEN BANGET!! Huaaaaaaaaaaaa :((

4. Terakhir... kalau aku berumur 9 tahun, aku pasti udah ga betah duduk di kursi menatap akun Facebook-nya Astra di layar komputernya, sambil mendengarkan celotehan orang-orang seruangan. Aku lebih baik sekolah, belajar matematika sekalipun!!! :P



Tapi... itu kan hanya berandai-andai. Hanya sekadar merangsang daya pikir yang beda, hanya sekadar membuang-buang waktu, hehehe.. Setelah itu kerjaan datang silih berganti dengan manisnya.

Dan kalian perlu tahu, di hari ke-3 ini, aku masih suka kok kantor dan pekerjaan baruku :D

Friday, October 16, 2009

Meredith said...

You've requested a Meredith said.

"The truth is painful. Deep down no body wants to hear it, especially when it hits close to home. Sometimes we tell the truth because the truth is all we have to give. Sometimes we tell the truth because we need to say it out loud to really hear it for ourselves. And sometimes we tell the truth because we just can't help ourselves. And sometimes we tell them because we owe them at least that much."


Mer said that, and i could not agree with her more...

,,,^^,,,

hey bogeyman, i thought i was going to meet you today...
i'm not mad at you, not at all... so don't be sorry.

i'm sorry for my self... because i just realized...


"so, this is how it feels!"


,,,^^,,,


Saturday, October 10, 2009

Grave of the Fire Flies

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Walaupun tidak sampai membuat air mata mengalir, tapi tenggorokkan rasanya tercekat sepanjang film berjalan. Efek yang dihasilkan setelah menonton film ini juga dahsyat: hati tidak tenang, tidur mimpi buruk. (Saya bukan bermaksud untuk berlebihan dan mengada-ada, tapi memang begitu yang saya rasakan!)

Meskipun begitu, film ini bagus sekali... mengharukan... Film ini dapat dengan baik menggambarkan tentang kematian dan harapan hidup. Sungguh inspiratif ketika mereka mempertontonkan pencapaian kebahagiaan dengan cara yang sangat sederhana: kunang-kunang.

Adegan yang menurut saya paling berhasil mengaduk-aduk emosi adalah ketika Setsuko berusaha 'menghibur' abangnya, Seta, dengan 'menghidangkan' makanan dan minuman dari batu ditengah kondisi mereka yang sangat kelaparan.

"Ayo, makan yang banyak, onichan*.." Lalu sang abang hanya bisa menatap nanar adik kecilnya... T.T

Bagus... baguss.... bagussss!!

*onichan: panggilan untuk kakak laki-laki

Friday, October 9, 2009

Truth or Dare?


Because you wouldn't dare if you're not true to yourself...


Tuesday, October 6, 2009

The Magician's Elephant

Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Childrens Books
Author:Kate DiCamillo
Buku ini bukan sekadar mengisahkan seorang kakak laki-laki yang mencari adik perempuannya, tetapi buku ini juga mengisahkan tentang sebuah kemustahilan, keajaiban, keyakinan, dan harapan.

Haru, manis, terkadang terasa menyakitkan di sana-sini... tapi kepercayaan yang dibangun dalam karakter Peter Augustus Duchene membuat saya selalu optimis setiap membaca satu persatu halaman buku ini.

Ini karya terbaik DiCamillo, menurut saya, sejauh ini. Membuat saya ingin membacanya lagi dan lagi. Membuat saya ingin mengenal Peter dan 'mencuri' sedikit rasa keyakinan yang dimilikinya.


Image source: http://stateofdenmark2.files.wordpress.com/2009/08/magician1.jpg