Monday, June 30, 2008

sialaaaaaann!!

mencuri adalah perbuatan tercela, berdosa, tauu?

sial lo!

gue mencoba merelakan tapi akal logis gue blum bisa!

smoga lo langsung menerima balasan yang setimpal!!!


Sunday, June 15, 2008

cepaaaaat!!

Kelinci itu melompat-lompat

Keatas kebawah..

Kesana kemari..

 

Dia berusaha bicara.

Dia ingin membagi ceritanya.

Tentang kehidupannya yang tak lagi tenang.

Tentang kawan-kawannya yang tak lagi tersenyum.

Tentang predatornya yang semakin menggila.

 

Ia terus melompat-lompat.

Berusaha menghampiriku.

Berusaha meraih imajiku.

 

Dia ingin aku tahu bahwa kini hijau itu sudah menjadi hitam kelam

Dia ingin aku tahu bahwa kini semua nyaris terlambat.

 

Mulut kecilnya terbuka lebar menampakkan geliginya yang lucu.

Sesungguhnya dia sedang berteriak.

Meneriakiku.

“Cepatlah!! Tunggu apa lagi, bodoh!!’

 

Oh, tidak.

Kini dia memakiku.

 

Aku benar-benar payah.

Bahkan siput, teman baiknya, tak selambat dan sepayah diriku.

 

Kemudian dia terdiam..lalu menangis.

Iya, ini pertama kalinya aku melihat kelinci menangis.

 

Ketika kutanya kenapa, dia bungkam,

..dan pergi.

 

 

Sudah terlambatkah?

yang baru...yang baruuuu...

Tidak, tidak…

Aku masih belum bosan dengan liburan.

Hebat.

Biasanya masuk minggu ke-tiga, kebosanan mulai menjadi-jadi.

Kali ini, bukan bosan.

Cuma..

Butuh sesuatu yang baru.

Sesuatu yang bisa melupakan sesuatu yang lain.

Sesuatu yang bisa menjadikan aku seseorang yang lebih baik.

Semangat, yang belakangan hilang.

Semoga bisa kutemukan kembali.

Apapun itu, kalau memang lebih baik, akan kusambut dengan baik juga, hehehe..

 

Doakan saya yaaaa!! v^^v

then.. and now.

Kemarin, kupu-kupu itu masih menjadi kepompong.

Aku dibuatnya tak peka.

 

Kemarin, jantungku berdetak terlalu cepat

Aku dibuatnya tak sadar

 

Kemarin, mataku melihat dengan jelas, tapi hatiku buta dan tuli.

Aku dibuatnya tanpa arah.

 

Lalu aku pergi jauh.

Meninggalkan punggungnya.

Meninggalkan jejaknya.

 

Namun sekarang…

 

Kupu-kupu itu terbang kesana kemari,

aku jadi tersadar.

 

Jantungku berhenti dan aku tak berdaya

 

Mataku tak melihatnya lagi,

tapi hatiku mengetahui semuanya dengan jelas.

 

Aku telah salah langkah.

 

Dia takkan kembali. jadi tak mungkin aku menariknya kembali.

Ucapanku, tindakanku, perasaanku.

 

Hanya akan menjadi pelajaran bagiku.

The Happening

Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Science Fiction & Fantasy
Niatnya mau nonton Kungfu Panda malahan nonton film misterius macam bgini, hehehehe. Tapi gapapa, pada awalnya emang gue udah penasaran sama film terbaru garapan M. Night Shyamalan yang dulu sempat sukses dengan Sixth Sense, Signs, Unbreakable, dll.

Awal adegan udah mulai membangun suasana spooky yang tak bisa dijelaskan secara gamblang. Kemudian adegan demi adegan mulai tersusun seperti puzzle.

Mark Wahlberg berperan sebagai Elliot Moore, seorang guru sains. Ditengah pelajaran, kepala sekolah meminta guru-guru membubarkan kelasnya karena diindikasikan ada serangan teroris yang masih belum jelas di tengah kota.

Ketika seluruh penduduk kota sibuk menyelamatkan diri, gue udah mulai dibuat degdegan. “Sial, sial…” umpat gue dalam hati. Kali ini sang sutradara mau menampilkan sisi ‘horor’ yang melibatkan sisi psikologis manusia, yang bagi gue cukup menakutkan: bunuh diri.

Kita dibawanya untuk mempercayai (baca: mengkambinghitamkan) tanaman sebagai penyebab dari bencana menakutkan ini.

Begini cara tanaman-tanaman membunuh manusia dalam film ini. Tanaman menyebarkan gas kimia yang mempengaruhi otak manusia. Zat kimia itu membuat otak kita kacau. Efeknya pertama-tama kita akan ngomong meracau, dan hanya dalam beberapa detik, otak kita akan mendorong kita untuk melakukan bunuh diri. Ngeri..

Eliot Moore bersama Alma (istrinya), Julian (rekan kerja Elliot), dan Jess (anak Julian) mencoba melarikan diri dari ancaman malapetaka ini tapi ternyata mereka sudah dikepung. Mereka terisolasi. Pilihannya cuma dua: lari dari daerah yang sudah terinfeksi gas itu atau mati ditangan sendiri.

Salut. Shyamalan berhasil mengangkat tema global warming dan ancamannya terhadap manusia dengan cara yang beda. Mungkin An Incovenient Truth bisa jadi film nonfiksi yang paling ilmiah, paling real dan juga paling horror. Tapi yang satu ini. meski fiksi belaka, bagi gue pesannya dahsyat banget.

Selama ini kita pasti sering mengabaikan keberadaan tanaman, ya kan? Padahal tanaman adalah makhluk hidup juga. Sama seperti kita, dan seperti hewan. Hanya saja tanaman tidak bisa bicara. Kita ga tau kan bahwa tanaman punya reaksi atas tindakan kita. Bukan tindakan langsung, seperti kalo kita nimpuk anjing pake batu dan dia akan menggonggong, atau mengejar kita. Tapi tanaman?
Coba, apa reaksi tanaman kalo daunnya dicabut? Apa reaksi pohon kalo batangnya dipaku, ditempelin reklame ga penting? Ga ada kan?

Shyamalan, tanpa harus terkesan menggurui, menunjukkan bahwa tanaman merupakan makhluk hidup yang keberadaannya harus dihargai. Karena kita ga tau apa yang bisa dilakukan tanaman jika mereka melakukan serangan balik terhadap manusia.

Endingnya nanggung dan sedikit maksa. Tapi, scene terakhir mengindikasikan ancaman yang tak bisa dilewatkan begitu saja: it could happen to us, someday, somewhere.

Wednesday, June 11, 2008

Dutch Lady Iced Latte

Rating:★★★
Category:Other
Abang pernah nyicipin minuman ini sebelumnya dari temennya. Trus dia terkenang-kenang, sampe repot nitip gue supaya beliin.

Karena minuman ini terhitung cukup baru, jadi masih agak susah ditemukan.

Kemarin, lagi belanja di sebuah supermarket, akhirnya gue menemukannya.
Karena penasaran, gue beli juga buat gue sendiri.

Sebenernya, Dutch Lady dulu-dulu pernah ngeluarin minuman susu beraneka rasa dalam botol plastik kecil. Ada yang inget? Gue malah inget banget sama jinglenya...hihihi..

Waktu itu kayaknya target market-nya lebih ke anak-anak,ya… Tapi kalo yang kali ini, lebih dewasa. Dari segi rasa, lebih ‘tua’, hehehe… dalam arti, bukan rasa untuk anak-anak.

Ada dua varian rasa, Vienna Coffee dan Belgian Chocolate.

Menurut gue, yang Vienna Coffee, rasa kopinya kurang strong… ehehehe.. maklum juga sih gue.. kayaknya ini memang bukan kopi susu, tapi susu kopi :P
Sementara, Belgian Chocolate-nya enak banget… coklatnya cukup kaya, dan ga meninggalkan rasa eneg. Manisnya pun pas.

Hehehe.. ini sih soal selera yah, hehehe..

Tapi, satu hal penting yang gue sesalkan…
Kemasannya: kaleng.

Kaleng tidak mudah diuraikan. Jadi malah nambah2 sampah aja…

Kalo diganti dengan kemasan yang lebih mudah diuraikan, pasti lebih oke! Hehehe..

Oh, tetangga...

Kapan terakhir lo menyapa tetangga lo?

Kapan terakhir lo mengikuti kegiatan bersama warga sekomplek lo?

Siapa nama tetangga kanan-kiri-depan-belakang lo? Seperti apa mereka? Bagaimana keluarga mereka?

 

Jaman berubah, etika bertetangga juga mulai luntur.

 

Dulu, gue tiap sore pasti main sama anak-anak tetangga. Main sepeda, main tak umpet, main apalah!

Dulu, tiap keluar rumah, ada aja yang nyapa. Atau, paling nggak tersenyum.

Dulu, tiap ada tetangga baru, pasti mereka datang berkunjung kerumah. Sebagai warga baru, memperkenalkan diri.

Dulu, tiap ada tetangga yang mau pindah rumah, baik dekat maupun jauh, pasti mereka pamitan.

 

Sekarang…

 

Tetangga kanan-kiri-depan-belakang gue semuanya orang baru. Cuma tetangga sebelah kiri aja yang sempat memperkenalkan diri sebagai warga baru. Yang lain, datang, tinggal, dan tidak ingin tau.

Rumah di sebelah kanan rumah gue memang masih belum resmi berpenghuni. Tapi sesekali ada beberapa orang yang datang kesana, ga tau.. mungkin cuma bersih-bersih… mungkin juga lagi mempersiapkan untuk segera menempati rumah itu.

Suatu pagi, mobil tetangga sebelah kanan rumah gue itu parkir secara, ng… kalo kata bokap gue, tidak punya rasa tertib memarkir.

Sepertiga bagian belakang mobilnya menutup pintu pagar rumah gue. Membuat bokap gue gusar! Sementara ruang di depan rumahnya sendiri masih legaaaa banget. Bokap gue kan jadi susah mau ngeluarin mobil dari carport… hehehe.. lagipula, kasarnya, dia telah memasuki zona orang lain, hehehehe…

Sang pemilik mobil ga ketauan ada dimana. Rumahnya kosong.

Sebelum berangkat, bokap gue menempelkan pesan peringatan...

Nih, gue kasih yang lebih jelasnya..

“Maen2 lo sama bokap gue!” hahahahahaha….

Tuesday, June 10, 2008

me my self and i.

I’m not an angel.

I know sins.

I break everything.

I laugh like an evil

I glare like a murderer.

And I am egocentric.

 

Stop.

Stop that.

Stop that nonsense.

 

Because it’s killing me.

 

Because

I

am

me.

Monday, June 9, 2008

Little Voice

Rating:★★★★
Category:Music
Genre: Pop
Artist:Sara Bareilles
Siapa yang kupingnya ga merasa tersentil oleh debut hit single-nya Sara Bareilles yang berjudul Love Song?! hahaha…

Love Song emang powerful banget sebagai single perdana, dan terbukti sukses menjadi hits di berbagai negara.

Gue baru tau, kalo Love Song adalah lagu yang khusus diciptain untuk perusahaan rekamannya. Hahahaha… Lagu cinta meluluuuuuuu…. *nyanyiin lagunya Efek Rumah Kaca*

Kalo dari liriknya, album ini kayaknya emang curhatanya Sara Bareilles. Tapi caranya merangkai kalimat dan menyampaikan makna, cukup rumit. Serumit kisah cinta yang coba di sampaikan di lagu Love On The Rocks.

Single keduanya Bottle It Up juga catchy. Beat-nya asik.

Coba denger Many The Miles yang sdikit blues.. jazzy.. seru...

Ada track kesukaan gue yang mellow, judulnya Between The Lines. Itu alunan pianonya mengiris-iris mental! Hahahaha… Simple but killing!

Sara got that BIG BIG voice of her in this Little Voice.!!

Tuesday, June 3, 2008

..tiba-tiba bingung..

Setelah semester ini berakhir, bukan lega yang gue rasa. Melainkan… sedih. Lucu ya? 

Padahal seharusnya gue merayakan kebebasan ini dengan suka cita, tapi gue malah sedih uring-uringan, bingung ga jelas.

Gue sedih meninggalkan rutinitas yang udah biasa gue jalani selama satu semester.

Gue uring-uringan, mengingat hari esok yang tak jelas juntrungannya.

Gue bingung, ga ada yang gue rencanakan. Ga ada yang gue nantikan.

Hidup gue, tiga bulan kedepan… bener-bener diluar bayangan.

Seperti ada yang hilang ketika gue keluar kelas terakhir.

Sepertinya gue bener-bener akan merindukan banyak hal.

Monday, June 2, 2008

Angga melulu..

Belakangan ini si Angga lagi banyak tingkahnya yang bikin gue pengen terus-terusan mengekploitasinya, hahahahaha…

Kemaren, pas gue makan siang, Angga-seperti biasa-guling-gulingan di lantai sambil berceloteh nemenin gue makan.

Pertama-tama dia nyanyi lagu Kelinci, tapi nyanyinya ngasal.. ehehe…

Trus dia bilang, “Kak, nyanyi lagu Kelinci, dong!”

“Angga aja, tadi bisa…” jawab gue.

“Kak Cacha aja, laaah…” Yeh, dia maksa… yasudah… lalu gue mulai menyanyi lagu Kelinci..

 

“Lompat, lompat, kelinci lompat…. Kelinciku lompat, sambil berlomba… yang melesat… yang lambat… Telinga dan hidungnya bergoyang-goyang, HOP, HOP… HOP, HOP!”

 

Trus gue berhenti.

 

“Udah, ah… sampe situ aja… Kak Cacha kan lagi makan. Angga lagi deh yang nyanyi..”

 

Diem.

Ga dijawab sama Angga.

 

“Ga?”

 

Diem lagi.

 

Penasaran.

 

Gue lalu bangkit dari kursi dan terkejut melihat Angga dalam keadaan…

 

 

 

 

 

Tidur.

 

Hahahahahaha…. Dasar!

Tanpa basa basi, gue langsung mengambil handphone untuk mengabadikannya, hehe.

 

PS: itu putih-putih di sekitar mulutnya adalah odol… Ga tau kenapa tuh dia lagi seneng maen odol, diolesin kemukanya, huahahahaha…

Sunday, June 1, 2008

Angga seksi!!

Pagi-pagi mama-papa-ari mau pergi, seperti biasa, gue keluar dan mengantar mereka dari halaman.

Tiba-tiba, muncullah sesosok bocah itu… perasaan tadi dia baru aja kecipak-kecipuk berendem dibelakang…

Dia muncul dengan mengenakan pakaian yang bikin kami semua (bukan cuma gue aja lho..) berkomentar setengah berteriak “iiih…. Seksi bangeeeeet!”

Ehehehe… ternyata Angga bener-bener baru kelar mandi (baca: berendem) dan langsung pake baju bersih. Bajunya itu sebenernya biasa aja, T-shirt (yang tangannya dipotong jadi tangan kutung, hehe) dan celana pendek. Tapi… celana pendek itu sekarang udah jadi kependekan, berhubung Angga-nya makin besar, besar, dan besaaaar! Hahahaha…

Yuk mari kita lihat penampakannya…

Taraaaaa..

 

Seksi, kaaaan?? Hihihi…

Bohay banget nih bocah! Hahahaha… Gaya-nya sok seksi pula! Hihi…

 

Tadinya gue gak kepikiran untuk mengabadikan keseksiannya itu, tiba-tiba terlintas aja… Sayang banget nih momen kalo dilewatkan begitu aja… Jarang-jarang, baru selesai mandi, masih wangi, bersih, seksi, dan lagi nurut!

Begitu tau mau difoto, ibunya langsung ambil sisir dan menyisir rambut Angga yang udah panjang kriting-kriting dan masih basah… hehe.

Jepret sana… jepret sini…

 

Si Angga ga bisa diem deh… Jadi musti gue ajak ngobrol..

 

Lagi asik foto-foto, tiba-tiba dia nanya, “Angga boleh duduk, ga?” Ahahahahaha…. Capek dia!

 

Trus dia duduk di sebelah gue…

Gantian deh dia yang berceloteh… ngomongin pesawat yang tadi melintas di langit.

Katanya, “Ah, pesawatnya jelek! Bagusan pesawat buatan Angga!”

Hyahahahahaha… Pesawat beneran lawan pesawat kertas buatannya, bagusan pesawat buatannya! Iya deh… ntar kalo udah gede bikin pesawat beneran ya, Ngga… hihihi…