Saturday, January 31, 2009

"Annisa, mbaaak...!"

Sebelumnya gue udah pernah nge-post blog yang berhubungan dengan nama gue.. Waktu itu tulisan itu dibikin karena ada beberapa orang yang manggil gue dengan seenak jidat mereka hahahahaha... Kalo mau liat ada di sini.

Kali ini, konteksnya agak lain.

Kemarin, di sebuah gerai donat di Margo City, gue membeli segelas minuman dingin. Begini situasinya...

 

Mbak kasir: maaf, dengan kakak siapa? *maksudnya nanya nama gue*

Gue: Nnisa.

Mbak kasir: _isa?

Gue: terdiam sejenak dan mengumpat. Bukan, mbak.. Annisa.

Mbak kasir: ooh... maaf kakak...

 

Yaoloooh... gue sih ga masalah ya kalo emang suara gue sulit didengarnya sehingga dia bisa menyangka nama gue bukan Nnisa tapi yang lain. Tapi kok yaa... yang keluar malah nama itu???

*males*

Hati dongkol, tapi untung aja ada barista lucu di counter, jadi meskipun dongkolllll sedongkol dongkolnya, senyum aja deh.. buat barista lucu yang akan meracik minuman gue saat itu, hahahaha...

Oia, waktu foto2 kue Chota di Mint juga hal macam ini terjadi.

Naya memanggil gue dengan nama yang bukan nama gue.. (nama itu juga, hahaha).

Yaoloh Naaay... kalo inget nama temen lain yang mirip nama gue kok ya ga nyebut Disa, atau Dhiska, atau Mellisa, gitu lhooo???

buhuahahahahahahahahahahahahahahahahaahhahahaha...

 

x_0

Bingung

sekarang.. ada di depan mata...

meski tetap maya.

 

apa yang harus kulakukan???

 

akankah ini menjadi suatu langkah penentu yang berarti?

Tuesday, January 27, 2009

theme ini itu..

Sebenernya, gue udah merasa pas banget sama theme gue yang lama.. Yang ada gambar rumah, biri-biri, dengan background item polkadot itu..

Mungkin karena bosen, jadi gue memutuskan untuk ganti theme..

Tapi...

Udah 2x ganti gue malah merasa ga ada yang pas.. hehehehe...

Jadi, jangan heran kalo penampilan account gue berubah-ubah ya..

Sedang dalam masa mencari jati diri, hahahahaha

Monday, January 26, 2009

Banana Strawberry Smoothie

Kemarin beli strawberry untuk properti foto, dan seperti biasa pasti ada leftover. Biasanya sih cuma dibikin jadi jus, itu juga kalo inget... Lebih sering lagi tuh sisa strawberry malah bulukan dan lantas dibuang aja.

Kali ini terinspirasi untuk bikin smoothie. Apalagi ada pisang ambon yang kulit luarnya udah hitam, dan bakalan berakhir di tempat sampah juga kalau nggak terolah.

Sebenernya gue bukan penggemar smoothie.. karena gue merasa janggal aja mencampurkan berbagai macam buah (terutama pisang), dan menjadikannya minuman. Jadi sebenernya, ini adalah percobaan pertama, hehehe...

Setelah jadi dan diicip (untuk pertama kalinya), ternyataaa... ehehehehe...

Enak!

Cukup mengenyangkan buat sarapan, atau kalo hasrat ngemil begitu menggebu.. hehe.

Ini resepnya, silakan dicoba...

 

*Untuk 1 gelas besar, sekitar 300ml*

6 buah strawberry segar, potong kecil2

1 buah pisang ambon matang, potong kecil2

2 sendok teh susu kental manis putih, dilarutkan dalam 100ml air hangat

2 sendok makan madu

4 cubes es batu

 

Cara:

Blender sampai semuanya hancur dan tercampur rata.

Gue lebih suka meninggalkan potongan2 kecil strawberry, jadi tetep ada yang bisa gue kunyah2, hehehhee...

 

Sssslrrruuuppp!

Monday, January 12, 2009

CALL - A - FRIEND

Udah beberapa kali gue berpikir tentang hal ini: teman itu seperti sebuah brand. Setelah mature, harus tetep di-maintain supaya bisa bertahan lama.

Ini sekadar berbagi pemikiran aja.

Karena gue, udah sering diselamatkan oleh sebuah dering telepon, bunyi sms, sapaan di YM, surat di kotak pos (iya, amplop berisi selembar kertas), dan bunyi bell pintu.

Betapa gue benar-benar merasa terselamatkan, entah dari apapun kondisi gue saat itu. Keadaannya menjadi jauh lebih baik setelah mendengar suaranya, membaca kata-katanya (dan entah kenapa intonasi serta suaranya tetap menggema di kepala, hehe), melihat tulisan tangannya, sampai melihat wajahnya di depan mata.

Sederhana, bukan? Tapi efeknya, tidak sesederhana itu.

Mempunyai orang-orang yang terus berada secara fisik bersama kita adalah hal yang tidak mungkin. Jadi, ketika ada kesempatan untuk sekadar menyapanya, menanyakan kabarnya, dan mengenang masa-masa bersamanya, kenapa tidak sering dilakukan?

Seringkali ia tidak butuh apapun. Ia hanya butuh seorang yang datang menyapanya, dan siap menggunakan hatinya untuk mendengar dan melihat. Karena ia seorang teman, dan kita seharusnya bisa menjadi teman yang lebih baik. 

Call a friend. Be a friend.

 

I love you, friends ^^

Saturday, January 10, 2009

Baby and I

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Han Joon-soo (Jang Geun-sok) adalah seorang anak SMA yang badung, tukang berantem, dan selalu membuat kedua orang tuanya dipanggil ke sekolah. Suatu hari kedua orang tuanya menyerah dan memutuskan untuk meninggalkan Joon-soo seorang diri dirumah dengan hanya memberikan uang sedikit untuk kebutuhan hidup Joon-soo.

Dasar anak nakal, Joon-soo malah merasa merdeka. Segera ia menyiapkan pesta bersama teman-temannya dirumah. Ketika sedang berbelanja kebutuhan pesta, ia malah menemukan seorang bayi di kereta belanjanya!

Joon-soo yang kebingungan segera membawa bayi itu ke pusat informasi. Tapi yang ada malah kenyataan bahwa anak itu adalah anaknya sendiri?!? hehehehehe,.

Jadilah, Joon-soo mau tak mau merawat bayi ini (bernama Wooram) dan bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan Wooram.

Lucu, bodoh, dan mengharukan.

Ride Away

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Film ini menceritakan tentang kehidupan seorang mahasiswi baru, Lim Ha-jung (diperankan oleh Han Hyu-joo) yang naksir sama seorang cowok penjaga toko buku bekas di dekat kampusnya (diperankan oleh Lee Yeong-hoon).

Meskipun si cowok terkesan dengan Ha Jung, tapi dia tetep ga bisa menutupi perasaannya yang masih ia simpan kepada pacarnya yang koma 3 tahun sejak mengalami kecelakaan mobil bersamanya.

Film ini, lebih tepatnya mengeksplorasi perasaan Ha-jung yang kompleks, manis-pahitnya cinta pertama, dan perjalanan menuju kedewasaan.

Cukup romantis dan menghibur..

Gue lebih naksir sama cowo ini (yang juga misterius) dibanding Edward Cullen!! hahahahahhahahahaha....

Tuesday, January 6, 2009

Sebatas Sepatu Saja

Jangan pakai sepatu itu, kau terlihat seperti tante-tante.

Jangan pakai sepatu itu, aku tidak mau terlihat lebih pendek darimu.

Jangan pakai sepatu itu, aku tidak suka warnanya.

Kapan kau akan memakai sepatu yang itu? Kenapa selalu memakai yang ini?

Pakailah sepatu yang itu, dan aku akan mencintaimu.

 

Kyaaaaaaaaaaaaaaaaa...

 

Kakiku, tubuhku, hak asasiku.

 

Cintamu..

hanya sebatas sepatukah??

MARI TEPUK TANGAAAAAN!!!!

Ayooo... tepuk tangaaaan!!!

 

*PLOK, PLOK, PLOK, PLOK, PLOK, PLOK, PLOK, PLOK.....*

 

Selamat~

S.E.L.A.M.A.T~

 

Anda berhasil mengaplikasikan dua pribahasa dalam satu tindakan sekaligus...

1. Mulutmu, harimaumu

2. Bagai menjilat ludah sendiri

 

*Sayang sekali, hanya saya yang tahu semuanya...*

 

Masih ada....

Maaf ya jadi melankolis..

Abis tiba-tiba banyak hal terjadi dan bikin gue sempet merasa sia-sia..

Merasa... diremehkan.. tak diperlukan.. tak dimengerti...

Dan ketika perasaan itu semua bercampur, ketika itu pula suatu hal sederhana terjadi.

 

Sudah malam, belum larut..

Tapi disana mungkin sudah lebih larut..

 

Ponsel berbunyi, satu pesan diterima.

 

"I'm lookin back at our pics during the camp. I really miss all the time there... n u..."

 

Bagai merasakan tamparan maut sekaligus meresapi begitu menyenangkannya es krim vanilla.

 

Masih ada...

Masih ada banyak orang...

Masih ada kenangan kami

Dan masih ada orang yang lebih merindukanku,

jauh daripada mereka...

 

Jangan khawatir.

:")

Merindu~

Dulu kami berada di dunia yang penuh kegilaan

 

Di dunia yang dulu tak mengenal kedewasaan

Di dunia yang tak mengenal perbedaan

Di dunia yang begitu menerima kebersamaan

 

Sekarang...

 

Dimanakah kami?

Dimanakah mereka?

Dimanakah aku?

 

Kenapa mereka begitu cepat menghilang?

Kenapa aku tak lagi bisa melihat mereka?

 

Padahal...

Aku masih membutuhkan mereka...

Apakah mereka tidak membutuhkan aku?

Paling tidak, membutuhkan KAMI?

 

Aku mungkin menyumbang banyak kesalahan

Tapi, kenapa mereka tak bertahan?

 

Marahi aku

Tapi lalu kembali padaku

Bukannya pergi berlalu begitu saja.

 

Aku merindukan kalian...

Merindukan kami.

Sunday, January 4, 2009

Metrotronics

Rating:★★★
Category:Music
Genre: Dance & DJ
Artist:Clazziquai Project
Setelah penantian cukup lama... lalu keluarlah album ini... dan begitu didengar... ternyata, ini tidak biasa.

Bagi yang udah pernah denger album2 Clazziquai Project yang sebelumnya, jangan berharap album kali ini memiliki nuansa yang sama.

Nuansa techno-electronic nya lebih... Lebih dalem, lebih 'gelap', lebih berat. Rasanya ini bener2 jiwa terdalam dari DJ Clazzi, sehingga keberadaan Alex dan Horan jadi semacam vokal tambahan aja.

Gue merindukan keceriaan yang biasa dibawa dalam lagu2 Clazziquai sebelumnya.. Gue merindukan imajinasi warna-warni pelangi dalam lagu2 macam "Love Mode", "Gentle Giant", "Lover Boy".

Meskipun begitu... Ada beberapa track yang langsung 'nyangkut' di kepala gue sejak pertama kali mendengarnya: Beuatiful Stranger, Beat In Love (bukan yang remix) dan Night Stage.

Pokoknya... biar bagaimanapun deh, gue tetep suka, dan tetep menghormati mereka sebagai salah satu grup musik yang unik dan stand-out.

My Vintage Romance

Rating:★★★★★
Category:Music
Genre: Pop
Artist:Alex
Waaaaaaaaa~

Akhirnya, seperti dugaan gue sebelumnya, pasti Alex (suatu saat nanti) bakal ngeluarin album solo. Ternyata bener!!

Kualitas vokal mantab, ganteng, dan tenar... apa lagi yang kurang?!

Album ini menunjukkan sisi lain Alex diluar dari jiwanya di Clazziquai. Dari 15 track, sebagian besar berisi lagu2 pop romantis yang mellow. Sesuai banget sama karakter vokalnya yang lembut, hehehhehe...

Meskipun begitu, kayaknya dia ga bisa jauh2 dari musik Jazz. Beberapa track masih mengusung irama jazz yang kental namun ringan... Tetep aja kece! hahaha..

Favorit gue...

1. Track 2 (그대라면): emosional, dan menyayat hati hahahahaha... Sambil dengerin lagunya, gue terbayang2 video klipnya yang kayak film drama itu, hehe.

2. Track 3 (넌 언제나): terbayang2 lagi jalan di jalan setapak dibawah langit biru yang cerah..

3. Track 7 (깍지껴요)feat. Gaeko from Dynamic Duo: groovy~

4. Track 8 (Waltz Lesson) feat Whale: berasa lagi diajarin menari waltz oleh Alex!! hihihihi...

5. Track 11 (기분 좋은 날): such a mood booster!! Bikin hati jadi senang~


Secala keseluruhan... gue puas!!

Well done, Alex!!

Honeymoon with My Brother

Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Nonfiction
Author:Franz Wisner
Suatu hari, gue berburu buku di toko buku buat mengisi waktu liburan (yang panjaaaaang banget...) Diantara beberapa buku yang menarik perhatian gue, buku yang satu ini akhirnya jadi pilihan gue karena:

1. Judulnya yang bikin penasaran
2. Ada logo 'Oprah's Book Club'
3. Ini tentang perjalanan keliling dunia, termasuk Indonesia.

Buku ini bercerita tentang seorang Franz Wisner (penulisnya sendiri) yang mengalami serangkaian kemalangan dalam hidupnya. Dua yang terbesar adalah gagal menikah dengan calon istrinya di H-5 hari pernikahannya, dan diturunkan jabatannya di kantor.

Menyadari bahwa hidupnya harus segera berubah, Franz terinspirasi untuk melakukan perjalanan keliling dunia bersama adiknya sendiri, Kurt Wisner.

Dalam beberapa tahun, mereka mengunjungi lebih dari 60 negara. Dari Amerika Latin, Eropa Timur, Timur Tengah, Asia Tenggara (termasuk Indonesia), dan di akhiri di Afrika.

Ada beberapa bagian yang membosankan, dan terkesan bertele-tele.. Tapi ga sedikit bagian yang bikin gue penasaran, terpaku, ga mau tutup buku.

Di akhir cerita, gue dapet beberapa hal yang inspiratif... Sebagian besar emang tips2 soal perjalanan (travelling), tapi secara keseluruhan, buku ini menginspirasi gue dalam hal kehidupan yang begitu berharga.

Ada satu kalimat yang bikin gue tersenyum lebar saat membacanya, sekaligus mengingatkan gue kepada beberapa teman (rara, dania, heidy). Letaknya di bagian "DUNIA KITA YANG MISKIN"...

"Mereka akan tahu bahwa ibu mereka benar. Ada orang-orang kelaparan di Afrika. Jadi, makanlah sayuranmu!"

:D