Monday, July 23, 2007

The Boy With No Name

Rating:★★★★
Category:Music
Genre: Alternative Rock
Artist:Travis
Kyaaa!

Perasaan yang membuncah begitu sekeping CD album terbaru Travis ada di tangan gue.

Akhirnya!

Setelah 12 Memories (yang kata orang di anggap sebagai album yang gagal), gue berhasil memiliki album terbaru Travis ini. Sebelumnya cuma mampu merampok (download. –red) aja single2-nya karena ga bisa dapet CD nya disini.. termasuk album ’the best’ nya yang belum juga bisa gue dapetin. Makanya ketika denger lagu2 di album barunya ini, gue serasa menemukan sosok Travis yang dulu sempat hilang, hehehehe...

Album ini, bener2 menampilkan Travis yang seperti dulu pertama kali gue kenal. These British Blokes sound better than i could imagine! Hahahahaha...
Single andalannya ‘Closer’ cukup membuat gue amat sangat jadi ga sabaran untuk segera mendengarkan seluruh lagu di dalam album ini. Terbukti, ‘Closer’ merupakan lagu romantis yang nggak picisan yang mampu diciptakan oleh Fran Healy, sang vokalis.

Single keduanya ‘Selfish Jean’ juga jadi favorit gue. Intronya bikin semangat, tapi liriknya ternyata polos, jujur sehingga terasa nyentil! Hehehe... Simak aja sepenggal liriknya ”..Cheers.. Thanks for everything. You hung me up by my heart. You’re just so selfish, Jean. Yes You are. Hey you. Threw it all away. By holding everything. Hey Jean, don’t rock the boat. When you can’t swim…” Healy membiarkan pendengarnya untuk ikutan meresapi kemarahannya pada si Jean.

Lain lagi di lagu Battleships yang bagi gue liriknya sedikit putus asa tapi dibawakan dengan ringan dan santai meskipun sebenarnya emosional. Gue suka musik-nya, dan meskipun liriknya menyedihkan, tetep aja asik.

To sum up: TWO THUMBS UP!!!

Akhirnya gue menemukan kembali sekelompok anak ilang ini… ehehehe…

summer

By the whisper of the wind

By the ray of the sun

By the brightest little star

Summer call me...


With the look on your face

With the laugh that we’ve shared

With every 'hi' which we loved

Summer call me...


Without hesitate

Without every time not missing it all

Without forgetting promises that we made

Please, summer…

Please call me…


Bring me back to your hugs

Bring me back to your spirit

Bring me back to the hope

that i've lost.

ke ancol aja dulu...hehehe

Belum pas juga sih kalo pergi ke Ancol kemaren disebut sebagai liburan karena sebenernya masih ada ujian masuk ekstensi yang harus diperhitungkan dan diperhatikan. Tapi, yasudahlah... mumpung ada kesempatan... Meskipun harus membawa setumpuk buku dan memanfaatkan waktu untuk belajar, kepergian kami ke Ancol kemarin cukup menyenangkan.

Ngapain ke Ancol? Pertanyaan bagus.

Mama kebetulan ada musyawarah nasional atau apalah itu namanya, bertempat di hotel Mercure Ancol. Karena pada saat itu Fina-Ari lagi libur sekolah, dan gue pun udah kelar kuliah, maka ikutlah kami semua, sekalian maksudnya, ehhehehe..

Tapi kali ini Power Rangers kedatangan tamu yang turut serta dalam liburan ini.

Kenalkan, namanya Sasa... Nama panjangnya bagus deh... Esperanza Ramon. Si Sasa ini adalah ade-nya mba Jennis-pacarnya abang. Mba Jennis ini baru diterima kerja di Jakarta, sementara Sasa yang juga lagi liburan sekolah, datang berkunjung dari Jember ke Jakarta untuk ketemu kakaknya. Karena mba Jennis udah mulai kerja, Sasa jadi bingung mau ngapain aja di Jakarta, ga bisa kemana2. Daripada ga jelas juntrungannya di kosan mba Jennis

melulu, maka mama-pun turut serta mengajak Sasa ke Ancol.

Oke, begitu sampe Ancol, setelah check-in dan beres2, kami langsung ke Sea World. Ga tau kenapa ya, diantara semua tempat wisata di Ancol, gue pribadi paling seneng ke Sea World.. (jadi inget Bondi,

ponakannya Heidy yang kecil-kecil ganteng itu, hehehe). Serba untung, si Sasa pun juga belum pernah ke Sea World. Meski cukup penuh
dengan pengunjung yang rata2 anak-anak, tapi kunjungan ke Sea World kali ini seru. Kami sempat melihat pemberian makan ikan piranha, dan ikan2 yang ada di akuarium utama.

Ada satu ’adegan’ yang bikin gue sama Fina bareng2 bilang ’ow... so sweet..’ yaitu waktu para penyelam, yang disebut ’Kakak Penyelam’ oleh Announcer ngasih makan ikan2 di

akuarium utama. Didalam akuarium itu kalau ga salah ada dua ekor penyu, dan meskipun penyu2 itu
udah disuapin makanan berkali2 oleh kakak penyelam, mereka masih aja ngiter-ngiter disekitar kakak penyelam. Ga tau apa masih belum kenyang, atau cuma mau cari perhatian aja. Waktu salah seekor penyu melayang di sebelah salah satu kakak penyelam, tangan kakak penyelam itu mengelus-elus kepala penyu dengan sayang dan penyu itu malah tambah ’gelendotan’ di bahu kakak penyelam. So sweeeet.... mwahahahahaha....

Obsesi sebelum menginjakkan kaki di Ancol hari itu sebenernya adalah melihat Beluga, paus putih yang mukanya bodoh2 lucu itu, hehehe. Tapi sayang, kunjungan ke Gelanggang Samudra, tempat si

Beluga itu, gagal karena waktu yang tidak memungkinkan. Yasudahlah, waktu di Sea World nyempetin nongkrong cukup lama di depan akuarium Dugong (mirip2 meskipun ga selucu Beluga). Sempet beberapa lama dicuekin si Dugong,
walaupun akhirnya dia mendekat ke dinding akuarium dan memamerkan muke-nye... hehehe...




Hari ke-dua, rencananya pada mau ke Dufan meski gue bertekad ga mau ikut demi belajar buat ujian, hehehe... Papa yang ga ikutan nginep, pagi2 langsung ke Ancol untuk nemenin Fina, Ari, dan Sasa main ke Dufan. Sebelum papa dateng, kami

main2 dulu di playground hotel.

Untung aja gue ga ikut ke Dufan, karena waktu mereka balik ke kamar, mereka menceritakan bagaimana ’kejamnya’ Dufan saat liburan seperti ini. Sempet geli juga, mereka ga bisa naik mainan yang seru karena antriannya puanjang. Walhasil, mereka katanya cuma naik mainan cere-cere seperti poci2, bianglala, rumah miring, burung2an, huehehehehehehehe..... maaf ya papaku... maaf ya adik2ku... hehehehehehehehe....

Hari ke-tiga, praktis ga ngapa2in, guling2an di kamar, nonton Arirang. Cuma keluar pas makan siang. Sore-nya Ari dan Sasa pulang duluan karena Sasa harus siap2 buat pulang ke Jember, sementara Ari besokkannya ada acara di sekolahnya. Tinggal gue dan Fina yang nemenin mama sampe acara kelar.

Obsesi Fina kali ini adalah dapet foto sunset, tapi meski mataharinya keren banget, terbenamnya ga tepat di depan kami, jadi ambil fotonya pun ga bagus. Yang bikin ga bagus lagi adalah pantai Ancol yang.. ng... gitu deh. Yasudahlah... anggap aja ini pemanasan sebelum bener2 liat sunset yang keren di... ng... Kuta? Amiin... hehehe....