Saturday, June 12, 2010

She is coming soon!




She is about to begin her journey, her ultimate dream to travel the world.
She is coming to The Philippines and Brunei.
She said she will come to Indonesia next year.
Just thinking about it makes me feel very excited.
I miss her badly.
I am waiting for her patiently.
I'm waiting for my big sister to come.

Laci mesin waktu telah terbuka!

Kemarin, salah satu laci yang telah terkunci selama bertahun-tahun akhirnya terbuka (baca: dibuka paksa, dibobol). Laci itu terkunci dan kuncinya hilang sejak lama sekali.



Meski tidak ingat detil barang-barang yang ada di dalamnya, aku ingat aku menyimpan beberapa barang berharga, yaitu:

Jam tangan hadiah ulang tahun ke-16 dari mama dan papa. Baterainya sudah lama mati, talinya juga sudah patah. Tapi aku masih ingin menyelamatkannya karena aku khawatir jamnya akan tidak berfungsi kalau baterainya dibiarkan terus menerus.



... dan buku harian. Bukan hanya satu, tapi beberapa buku harian.



Ternyata banyak barang-barang kuno lainnya di sana. Seperti...

dompet (dari jaman SD sampe SMA)



kamera, tape recorder dan kaset ala 90an..



uang lama...


dan sisa koleksi packaging permen (ini dari Imo ^^)



Melihat tumpukan barang-barang lama membawaku bernostalgia dengan masa lalu. Tapi membaca tulisan lama dari buku harian (yang kutulis sejak masih duduk di bangku SD) benar-benar seperti masuk ke dalam mesin waktu!

Monday, June 7, 2010

Berhentilah...

Blog ini adalah ungkapan sayang kepada ayah dan para sahabat perokok.

Aku tidak perlu memberi informasi yang menakutkan, kan? Karena pasti kalian sudah tahu.
Aku, sebagai perokok pasif, sebagai anak dari ayah perokok berat, dan sebagai teman dari para perokok berat..

Aku hanya ingin kalian lebih sehat dan
lebih menghargai hidup
kalian
.


Karena aku sangat menyayangi kalian dan sungguh sangat khawatir.. Itu saja.


Berhenti sekarang, ya?

Sunday, June 6, 2010

Perkara Facebook Bikin Dongkol

Sebagian dari kalian pasti tahu bagaimana sikap gue terhadap segala sesuatu yang berurusan dengan Facebook.

Hah? Nggak? Hahahaha.. Baiklah.. ini singkatnya..

  1. Gue ga sembarangan add atau confirm seseorang. Siapa yang nggak bakalan gue add atau confirm? Total stranger, kenalan yang tidak penting, dan 'teman' yang juga tidak signifikan.
  2. Facebook itu cuma media komunikasi tertier. Kalau emang perlu membangun sebuah hubungan, ya jangan lewat Facebook. Kecuali, jarak terpisah lautan dan samudra. Baru deh.. hahahaha..
  3. Gue akan kehilangan respect begitu ada seseorang yang gue kenal (yang udah termasuk friend list), mendadak jadi hiperaktif di Facebook, sedangkan selama ini di dunia nyata dia diam tak berkutik. Kalau ketemu ga nyapa, kayak ga kenal. Wow.. you've got to have some courage, dude! Stop hiding behind your Facebook account! Inilah salah satu yang menyebabkan gue menulis "Somebody I barely know is trying to start something that I had done. I won't do it again. No way. Not when we're still in the same city. Unfortunately, I don't know how to say, "I live in a real world, so stop sending me messages. I'm to annoyed to reply. And, I can click the 'remove from friends' link anytime." di blog sebelumnya.
  4. Gue ga suka kalo orang yang ga penting itu tiba-tiba komen di status atau foto. Ga ada juntrungannya, ga tau akar masalahnya, tiba-tiba komen, hanya sekadar untuk menunjukkan keeksisannya. Apalagi kalo tiba-tiba nimpalin 'inside jokes' yang ada di komen sebelumnya trus jadi ga nyambung, trus jadi ga asik lagi becandaannya. oh my.. hahahaha..
  5. Gue juga ga suka kalo dibilang sombong hanya karena gue ga bales message yang nggak penting. Lah, hidup gue kan di dunia nyata. Balik lagi ke poin nomer 2 dan 3.

Sekarang gue udah mulai dongkol. Sangat.

Pilihannya cuma 3.

1. Remove
2. Biarin aja (tapi tetep dongkol)
3. Biarin aja tapi privacy setting di set "except X, Y and Z"

Gimana?

Wednesday, June 2, 2010

Random Madness in Bullets

Well.. I don't know how to start this..
It's been a rock'n'roll week, thanks to this PMS thingy, huh.. But, uhm.. well.. whoah, there are so many things in my head, and I am not in a very good mood to arrange those words into proper paragraphs. Riz done a blog in bullets just because she had too cluttered mind that day. But turned out (as always) a good blog to read. So, should I do in bullets too?

The answer is YES. And only YES. :D
Pardon the improper grammar, hahaha.

  • I made decisions, important ones, lately. But to be fully committed to those decisions isn't as easy as I thought it would be. It's tiring, frustrating, and making me mad.
  • Doors keep closing. Am I REALLY okay with that? NO!!! Arrrgh... I wish I could handle it better :'(
  • I really hate it when somebody says "YOU CAN'T DO THAT" based on NOTHING. Instead, I know I CAN DO THAT. But he made the decision (well, it's not supposed to be his decision, frankly saying).
  • Because of his "YOU CAN'T DO THAT", I am so thrilled to do something BIG. To prove him wrong. To tell that "MAN, I CAN DO SOMETHING BIGGER THAN THAT, FOR SURE!"
  • Somebody I barely know is trying to start something that I had done. I won't do it again. No way. Not when we're still in the same city. Unfortunately, I don't know how to say, "I live in a real world, so stop sending me messages. I'm to annoyed to reply. And, I can click the 'remove from friends' link anytime."
  • To cry then laugh then cry then laugh is very emotional thing to do. But I'm so glad that I still can laugh after I cry :'D
  • I love my mom. I love her. I love her. I love her. I love her. I LOVE HER.
  • My mom keeps me sane. My family keeps me warm. My friends keep me happy
  • God keeps me going on
  • Everyone keeps saying, "You're still young. Live your life!" And that line is a perfect juju. The one that I believe.

That's all.

See ya in a better-written blog.