| Rating: | ★★★★ |
| Category: | Movies |
| Genre: | Animation |
Takjub. Itu kata pertama yang terlontar begitu liat adegan pertamanya. Meski hanya lewat layar kaca, tapi paling tidak saya sudah melihat penguin hidup, bukan rekayasa komputer. Tetapi, penguin-penguin di Happy Feet ini benar-benar dengan aslinya. Saking canggihnya, film ini terlihat seperti menampilkan penguin asli yang diisi suara manusia.
Kekaguman saya bertambah setelah melihat ‘behind the scenes’-nya. Mereka rupanya menggunakan ‘motion capture dancer’ untuk adegan penguin-penguin berdansa!
Karena saya juga sudah menonton March of The Penguins sebelumnya, saya sudah paham tingkah laku para penguin seperti ketika mereka mencari pasangannya dan mengerami telurnya secara bergantian, jantan dan betina.
Bagi penguin, suara mereka adalah ‘senjata’ mereka untuk bisa saling menemukan, mengenal, dan menarik perhatian ‘calon pasangannya’. Jadi, setiap penguin ‘wajib’ hukumnya untuk bisa menyanyi. Tapi yang dialami oleh penguin kecil bernama Mumble cukup aneh. Suaranya buruk sehingga ia tidak bisa bernyanyi. Tetapi Mumble punya kemampuanber-tap dancing sejak masih di dalam telur. Ibunya tetap menganggap Mumble sebagai anak kesayangannya, sementara ayahnya merasa ‘malu’ punya anak yang tidak bisa menyanyi.
Keanehan ini menyebabkan Mumble harus diasingkan dari ‘kampung halamannya’. Ketika itulah, Mumble bertemu dengan spesies penguin lain dan berteman dengan sekelompok The Adelie Amigos.
Sampai disitu saya pikir kirain ceritanya akan bergulir seputar pencarian jati diri Mumble dan bagaimana ia berusaha menarik perhatian Gloria, seekor penguin betina (yang berteman dengannya dari kecil) yang memiliki suara paling indah. Tetapi ternyata, Mumble malah berpetualang mencari penyebab berkurangnya ikan-ikan (makanan mereka) di laut.
Betulkah ikan-ikan berkurang drastis karena kemunculan alien di antartika? Apakah Mumble berhasil kembali ke kampung halamannya dan dapat diterima kembali sebagai ‘penguin normal’ yang hanya suka ber-tap dancing?
Nonton dan temukan jawabannya… hahahahahaha…
NB.
Adegan terbaik…. Saat ketika Mumble masih kecil dan banyak penguin-penguin kecil berkeliaran dan bersuara. Juga ketika para penguin kecil berkumpul untuk mengikuti kelas menyanyi, ada satu penguin kecil yang nge-rap…Menggemaskan!!!
aaaaah pengen nonton!
ReplyDeletenonton giiih... bli dvd nya deh, biar abis itu gue pinjem..
ReplyDeletetau ga, sebenernya gue udah nonton.. tapi curiganya, dvd gw itu agak2 gendeng.. karena menurut gue ceritanya blum kelar tapi udah ada tulisan 'the end'
jadi..curiganya pembajaknya belum kelar ngebajak tuh..ahahaha
iya, senen kemaren gw 'dibajak' sepupu2 kecil nemenin mereka nonton happy feet. lucu juga ternyata! keluar dari bioskop, sepupu2 gw pada jingkrak2 ngikutin si mumble hehehehe... nnah nnisa, sekarang udah tau kan ahir ceritanya?
ReplyDeleteudah siih.. (makasih ya dania, udah diceritain..) tapi masih pengen nonton endingnya... pengen liat anaknya mumble..
ReplyDeletePENGEN PELIHARA PENGUIIIIIN!!!
"penguin, ping,ping,ping,ping,ping,penguin....
ReplyDeletehidupnya di tempat dingin...
sukanya yang dingin2...."
*ada yang inget lagu itu??*
wah, gw ga tau tuh lagu itu. mungkin waktu lagu itu keluar, gw belom lahir kali ya, nnis? *berasa muda*
ReplyDeletemungkin gue udah bisa jalan, lo baru bisa nungging kali... hehehehe
ReplyDelete