Kelinci itu melompat-lompat
Keatas kebawah..
Kesana kemari..
Dia berusaha bicara.
Dia ingin membagi ceritanya.
Tentang kehidupannya yang tak lagi tenang.
Tentang kawan-kawannya yang tak lagi tersenyum.
Tentang predatornya yang semakin menggila.
Ia terus melompat-lompat.
Berusaha menghampiriku.
Berusaha meraih imajiku.
Dia ingin aku tahu bahwa kini hijau itu sudah menjadi hitam kelam
Dia ingin aku tahu bahwa kini semua nyaris terlambat.
Mulut kecilnya terbuka lebar menampakkan geliginya yang lucu.
Sesungguhnya dia sedang berteriak.
Meneriakiku.
“Cepatlah!! Tunggu apa lagi, bodoh!!’
Oh, tidak.
Kini dia memakiku.
Aku benar-benar payah.
Bahkan siput, teman baiknya, tak selambat dan sepayah diriku.
Kemudian dia terdiam..lalu menangis.
Iya, ini pertama kalinya aku melihat kelinci menangis.
Ketika kutanya kenapa, dia bungkam,
..dan pergi.
Sudah terlambatkah?
belum terlambat..!!
ReplyDeleteayoo nyanyi lagu kelinci sama Angga.. !! (looh?!!)
hahahaha..
ReplyDeleteemang sama2 kelinci sih.. tapi konteksnya sedikit beda neng.. You'll see, neng! hehe
ayo cepat nnisa kelincinya udah ga sabar tuh.. hehehe
ReplyDeletecepat nnisa cepaaaaaat! :D
ReplyDeletebaik baik baik...
ReplyDeletesabar yaa..
doakan saya yaaaa...
*ngetiknya sambil ngebut niiih...*
a really sweet poem Nnis ^^
ReplyDeletesuuuudaaaahhhhlaaaaahhh....
ReplyDeletennnnniiiiiisssssaaaaaaa..... nggaaaaakkk uuuusssaaaaahhhh buuurrruuu-buuuurruuuu...
kaaaaannn biiiiaaaarrrr lllaaaammmbbaaaaattt aaaassssaaaalll
seeeelllaaaaammmaaaattt...
*ngomongnya slow motion*
mell: thanks ^^
ReplyDeleterara: iyaaaaaaaaa.... ini udaaaaaah diii peeeelaaaaaaannniiiiin...