Kemarin, kupu-kupu itu masih menjadi kepompong.
Aku dibuatnya tak peka.
Kemarin, jantungku berdetak terlalu cepat
Aku dibuatnya tak sadar
Kemarin, mataku melihat dengan jelas, tapi hatiku buta dan tuli.
Aku dibuatnya tanpa arah.
Lalu aku pergi jauh.
Meninggalkan punggungnya.
Meninggalkan jejaknya.
Namun sekarang…
Kupu-kupu itu terbang kesana kemari,
aku jadi tersadar.
Jantungku berhenti dan aku tak berdaya
Mataku tak melihatnya lagi,
tapi hatiku mengetahui semuanya dengan jelas.
Aku telah salah langkah.
Dia takkan kembali. jadi tak mungkin aku menariknya kembali.
Ucapanku, tindakanku, perasaanku.
knapa tak mungkin kembali nenk??
ReplyDeletekan belum terlambat dan kupu2 belum pergi...??!!^^
ah, sial..
ReplyDeleteihihihihiii...
ReplyDeleteinget cerita Butterfly and Mr. Buzzing Bee-nya gue =.D
santai nnis...
kali aja dapet..
kayak akhir cerita gue itu kekekekekhh
*curhatan dibalas curhatan*
bagaimana kalau
ReplyDeleteangin kecil yang nakal
meniup kupu-kupu itu
memutar arahnya
hingga kembali padamu?
bagaimana kalau
kupu-kupu itu lalu
terbang di atas kepalamu
ingin bermain bersamamu?
maukah kamu?
rara: wish i could spill it all out loud here.. *sigh*
ReplyDeletedania: ah kamu... jangan nakal yaaa.. hihi..