1. karena dia memang menyebalkan, sekali-sekali...
2. karena gue jadi sangat tidak profesional
3. karena tidak seharusnya ada yang berubah
4. karena ternyata BANYAK SEKALI yang berubah
5. karena dia TOH memang bersikap begitu terhadap banyak orang
6. karena gue terancam kehilangan lagi
7. karena rasanya memang gue udah kehilangan
8. karena gue nggak bisa bohong
9. karena kebohongan gue ga akan ada yang percaya
10. karena wujudnya aja ga ada
11. karena dia dimana2
12. karena gue ga mungkin ngumpet
13. karena gue kepengeeennn banget lari dari kenyataan
14. karena kenyataannya memang bgini
15. karena kalo gue lari ke timbuktu pun rasanya ga ngaruh juga buat dia
16. karena rasa “biasa aja“ dan “sebel banget“ itu tipis!
17. karena gue punya hak untuk sebel
18. karena dia berhak merasakan apa saja
19. karena udah terlalu lama
20. karena lingkungan juga sama menyebalkannya
21. karena mereka suka sekali mengganggu
22. karena dia tak berusaha mengurangi ’gangguan’ itu
23. karena dia malah menciptakan suasana untuk diganggu
24. karena dia ga terlalu peduli sama yang gue rasain
25. karena dia hanya pusing dengan perasaannya
26. karena dia pikir gue ga akan terlalu bermasalah
27. karena dia berasumsi semua akan memakluminya
28. karena dia ga tau siapa gue yang sebenernya
29. karena dia hanya menganggap tau saja
30. karena gue jadi bingung harus percaya siapa
31. karena rasanya semua berpihak padanya
32. karena gue takut sekali
33. karena rasa aman dan nyaman itu lenyap begitu saja
34. karena gue memendam terlalu banyak hal
35. karena dia membuka terlalu banyak hal
Hanya Allah yang tahu jalan keluarnya..
Smoga, ga lama lagi gue pun tahu.
amin...
iya cha...curhat sama Allah aja cha...btw..dia orangnya emang gitu cha...hehe
ReplyDeleteiya.. emang dia bgitu, bujz..
ReplyDeletejadi males deeh... hihahahaha
ya ampun jeng nnisa tenang aja suatu hari Allah akan memberikan jalan terbaik bagimu hehehe
ReplyDeletewaduh... kayaknya ini sequel dari post "i am whatever you said.."
ReplyDeleteiya betul lho jeng nnisa, ikuti saja sarannya jeng heidy. bukan begitu, jeng rara? (hayo tebak, gw kedengeran kaya siapa?)
ReplyDeletekalian kok jadi segmented Public Affair, jeng-jeng? hahahaha
ReplyDeletesequel, ra? bgitu deeeh... whahahahaha
ReplyDeletekayak anak buah gue yang rese!
ReplyDeleterara presents : CUBUNG!
ReplyDeletehuahahahahahahaha
rara betuuuuuuuul!!
ReplyDelete