Monday, March 10, 2008

evergreen

khayalku berputar tak tentu arah...

yang tertuju hanya satu..

hutan hijau yang kaya

tapi kenyataan membuat pilu.

 

lalu kulihat dia,

melompat-lompat penuh semangat.

aku kembali berdaya

diterpa sinar mentari hangat

 

aku disini saja, tak ingin kembali

lebih baik berteman kunang-kunang

daripada dengan manusia yang keji

di kota hati tak lagi tenang

 

lelapku dibawa pergi oleh sang hijau

senangnya..

walau sedikit galau..

tapi aku serasa kembali bernyawa.

4 comments:

  1. mantap! tunggu aku pulang ya... nanti kamu pasti berasa lebih bernyawa lagi :P

    ReplyDelete
  2. biar nanti aku cubit si global warming!
    kasihan nnisa.. cup cup..

    ReplyDelete
  3. puisinya berbau hijau..
    mirip kaya kerjaan gw skarang..
    motret yg ijo2.:D

    ReplyDelete