Gue adalah pemimpi ulung.. berimajinasi tiada henti…
Mimpi selalu datang, kadang (sering, sih..) pergi begitu aja…
Tapi gue percaya, dreams DO come true. Beberapa mimpi gue udah pernah terwujud..
Ada yang bilang, mimpi adalah ‘pendorong’ tak kasat mata… yang menjadi motivasi kita (baik secara sadar atau nggak sadar) untuk berusaha mewujudkannya.
Tapi gue juga percaya, mimpi itu juga ditentukan oleh takdir.. garis hidup.. atau apalah itu.
Jadi, teruslah bermimpi… tapi berusahalah untuk mewujudkannya sambil terus berdoa, pastinya! hahaha
Mimpi gue?
Baru-baru ini gue bermimpi punya usaha sendiri… (still working REALLY HARD on it..)
Dan belum lagi kelar mewujudkannya, gue udah bermimpi yang lain2…
Gue kepengen deh.. punya dapur yang luas… dengan peralatan masak-memasak yang lengkap… dari mulai kompor, coffee maker, kulkas, oven (penting banget!!), mixer, sampe cutlery yang juga lengkap. Semuanya tertata rapi, dalam sebuah dapur yang jadi ‘ruang utama’ di rumah.
Udah gitu, preparation table-nya juga lebar, jadi bisa melakukan semua kegiatan masak-memasak di satu spot yang nyaman.
Yang juga ga kalah penting, harus ada baking area yang selain aman, tapi juga nyaman bagi gue untuk menunggu hasil ‘bakaran’ gue. Proses baking adalah proses yang krusial, jadi biasanya para baker seringkali merasa cemas, was2, deg2an, pada tahap ini. Gue sering banget ngeliat para baker rela nongkrong di depan oven sambil menatap penuh harap. Dibutuhkan fasilitas penunjang yang bisa meminimalisasikan kecemasan, paling nggak bisa menjadi tempat yang nyaman untuk berdeg2an ria. Ada kursi kecil yang enak dan ada keranjang majalah. Nunggu bakaran selesai jadi ga perlu terlalu deg2an.
Selain itu, di salah satu pojoknya ada sebuah meja kecil dan sofa empuk yang terletak di sebelah kaca, untuk jadi spot ngopi gue. Desainnya ga usah terlalu macem-macem, pokoknya sederhana aja, yang penting nyaman buat masak, nyaman buat makan, dan bahkan nyaman juga buat menjamu tamu.
Dream on, darling!
nnis...
ReplyDeletegue, adri, odi, sama okka juga suka membahas ini. dan kita pernah bilang gini:
"kalo ketika kita cerita apa mimpi2 kita dan org bilang 'KEEP ON DREAMING AJA LU!' , kita akan bilang 'WE WILL'"
jadi nnisa..
let's dream together ^_^
viva day dreaming!!! Ouugh !!!
ReplyDeletetulis impianmu, di kertas/buku, tulis tangan,
ReplyDeletejangan kaget, 3-4 tahun lagi, pas buka buku itu,
apa yg tertulis disitu terjadi semua.
it happen to often to me...
kata eep saepulah fatah,
mimpi 1/2 dari cita-cita,
cita2x 1/2 dari agenda,
agenda 1/2 dari kerja lekras
kerja keras 1/2 dari sukses..
there is no TRY, just DO.
goodluck nnis :)
wah petuah nya kang eep handal juga...
ReplyDeletehayo langsung tulisss
mimpi dan harapan adalah doa..
ReplyDeleteayo bermimpi ... aku juga punya banyak mimpi nenk..
punya dapur senyaman itu juga = mimpi gw!! hwekeekeeh!!
hahahaha....
ReplyDeletegue juga suka takjub sendiri sama mimpi yang jadi kenyataan....
rara, mel: lah, gue kan part-timestudent, full-time day dreamer, bwahahahahaha...
kalo ada dapur kyk gitu.. gw nongkrong aja d dirumah lo
ReplyDeleteDreams keep us alive..
ReplyDeletekadang dari bermimpi kita bisa dapet inspirasi yg dahsyat!
banyak orang bilang:
"Jangan mimpi (ato ngayal) terlalu tinggi.. ntar kalo ketinggian trus jatoh (dlm artian "menemui kenyataan sebenarnya") bakalan sakit.."
tapi bodo amat lah..
kalo ga ke tempat tinggi,
kita ga bisa ngeliat pemandangan bagus dari atas kan?
jadi nikmatilah bermimpi nnisa..
Sebelum bermimpi itu dilarang..
adit: kalo gue punya dapur kayak gitu, lo boleh main tiap hari dit!! hahaha
ReplyDeleteeben: horehorehore.... eben betul skali!