Wednesday, March 3, 2010

Mengetik Ulang Kesalahan

Di sini banyak copy writer. Gue bukan salah satunya. Gue cuma messenger/re-typist. Jabatan "Copy Writer" hanya ada di kontrak kerja. Jadi, kalau ada pekerjaan yang mengharuskan gue mengetik ulang, termasuk mengetik ulang sesuatu yang salah sekalipun, adalah resiko gue, bukan mereka. Karena, orang-orang di luar sana hanya tahu gue-lah sang copy writer, padahal bukan begitu keadaannya. Asiknya lagi, gue sama sekali ga punya bargaining position. Pasrah tapi makan ati.

Jadi, detik ini juga, gue sedang mengumpulkan kekuatan untuk mempertahankan apa yang menurut gue benar. Resikonya jelas: dicap pembangkang. Keren kan?

Lebih baik mana? Berdiri tegak memegang teguh kebenaran tapi dicemooh atau bersembunyi di balik sesuatu yang salah tapi selamat?





Sedang memutuskan...

4 comments:

  1. jadilah pembangkang. seperti gue mwahahahah...

    gue agak2 idealis masalah copy, nnisa. makanya gue dari awal, ga pake mikir2 lagi, jadi pembangkang. be whatever your heart decide to! :)

    ReplyDelete
  2. win-win solution dari Astra ternyata berdampak baik.. hehehe..
    oh well bukan win-win solution, sih.. cuma berusaha melihat dari sisi yang berbeda.. tanpa mengesampingkan dua koridor utama gue: EYD dan etika, hahaha..

    ReplyDelete
  3. hahaha yoi Nis-Bel! Nissa rebel! santai aja nis..kan namanya juga treasuring happiness jadi hidup yang hepi2 aja kita hekhekhek

    ReplyDelete