Sunday, February 21, 2010

RIP, Ping

Jumat malam kemarin, tiba-tiba Ping lemas. Dia bahkan ga kuat berdiri. Suaranya hilang, nafasnya lambat-lambat.

Aku panik dan kalut.

Saat itu juga kami (aku, abang, ari) melarikannya ke Rumah Sakit Hewan Jakarta (Ragunan). Sepanjang jalanan yang macet aku tak melepaskan Ping dalam kardusnya diatas pangkuanku. Bolak balik aku mengecek nafasnya, takut dia mendadak 'hilang' tanpa sempat diberi pertolongan.

Perjalanan panjang menuju rumah sakit akhirnya usai. Ini memang bukan pertama kalinya aku mengunjungi RSHJ, tapi ini pertama kalinya aku kesana dengan perasaan sangat cemas.

Akhirnya kami bertemu dokter. Dokter hanya bilang, Ping terlalu kecil. Tanpa asupan susu dari induknya, dia akan mudah sakit. Dan ternyata, anak kucing tidak tahu cara buang air kecil/besar. Dia butuh induknya untuk urusan itu, dan aku sama sekali tidak tahu menahu. Jadi, selama satu minggu di rumah, Ping sama sekali tidak buang air kecil/besar!

Pulang dari rumah sakit, aku masih sempat beli susu formula bayi untuk Ping (karena selama ini Ping minum susu bubuk biasa).

Kondisinya memang sempat melemah lagi setelah kami sampai rumah, tapi suaranya kembali.

Paginya, abang membangunkanku dengan berita itu..

"Cha, Ping mati tuh!"

:((

Seharian itu mood-ku berantakan.
Aku sayang Ping... tapi dia terlalu cepat mati... :((




Rest in peace, Ping..
I love you :")

11 comments:

  1. nnisa, ping sekarang lagi main sama kakak mina dan om tennis di sana :)

    ReplyDelete
  2. rossi: :)

    dania: ah, iya.. bener juga. :)

    irvanairlangga: eh?

    ReplyDelete
  3. lha... perasaan ga ada gejala apa2 sebelumnnya ya

    ReplyDelete
  4. kayaknya gue gak boleh suka sama kucing...
    kenapa setiap kucing yang gue suka berakhir dengan mati? *mengingat Mina*
    hiks....

    ReplyDelete
  5. iya dit, katanya kalo masih kecil gitu ga ada ibunya, kemungkinan untuk bisa bertahan hidup kecil.. dan gue baru tau hal itu di hari terakhirnya :"(

    ReplyDelete
  6. Makasih rara, udah suka sama Ping, hehehe...
    Makin nyesek lagi pagi ini gue laporan sama temen kantor gue yang juga pecinta kucing. Dia malah bilang, "wah, padahal dia lucu banget lho nnis.. kalo gede pasti bagus banget.."

    Nnisa langsung histeris
    "Tapi dia udah matiiiiiiii!!!"
    :'O

    ReplyDelete